Klarifikasi Ketua Yaspif terkait Pemberitaan tentang Iuran Akhir Tahun Kelas IX MTS Al-Faridiyah
-

KARAWANG, anmnews.id - Ketua Yayasan Pendidikan Islam Al-Faridiyah (YASPIF), Bapak Yatno, SH, MH memberikan klarifikasi resmi menanggapi pemberitaan di salah satu media lokal yang menyebutkan adanya dugaan pungli dan ketidaksesuaian nominal iuran biaya kelulusan kelas IX MTs Al-Faridiyah dengan kesepakatan bersama wali murid.
Dalam pernyataannya, Ketua Yayasan menyayangkan munculnya informasi yang dianggap tidak utuh dan berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat. Ia menegaskan bahwa seluruh iuran yang diberlakukan kepada siswa kelas IX telah melalui proses musyawarah bersama antara pihak sekolah, komite, dan para wali murid.
“Kami ingin menegaskan bahwa tidak ada niat sedikit pun dari pihak yayasan atau sekolah untuk memberatkan wali murid. Penetapan iuran telah dilakukan secara transparan dalam rapat yang dihadiri oleh para wali murid dan komite. Adapun nominal iuran perpisahan yang disepakati yaitu Rp. 50.000,-. Biaya ini digunakan untuk konsumsi, snack, berbagai macam hadiah, dan panggung. Jika ada pihak yang merasa nominalnya berbeda, kami terbuka untuk berdialog dan melakukan peninjauan,” ujar Yatno
Baca Lainnya :
- Program Unggulan Raka sebagai Finalis Duta GenRe Kab. Indramayu0
- Bapenda Majalengka terus Gali Pajak dengan Berbagai Inovasi Guna Meningkatkan PAD0
- Audiensi Karang Taruna dan Masyarakat Desa Gebang Jaya dengan Bupati H. Aep0
- Pj Bupati Majalengka Menghadiri Setijab Kalapas, Dari Wawan Irawan ke Febie Dwi Hartato0
- Kapolres Majalengka Pimpin Apel Kesiapan Pengamanan Unjuk Rasa DPC LSM LIDIK0
Beliau juga menyampaikan bahwa pihak yayasan senantiasa mengedepankan prinsip musyawarah, keadilan, dan transparansi dalam setiap pengambilan keputusan, termasuk dalam hal pembiayaan kegiatan sekolah seperti perpisahan atau kegiatan akhir tahun.
Lebih lanjut, Ketua Yayasan mengimbau kepada media untuk mengedepankan prinsip jurnalistik yang berimbang dengan terlebih dahulu melakukan konfirmasi kepada pihak terkait sebelum mempublikasikan berita yang belum jelas kebenarannya.
“Kami sangat menghargai peran media, namun akan lebih baik jika informasi yang disampaikan tetap mengedepankan keakuratan dan keberimbangan, sehingga tidak menimbulkan keresahan yang tidak perlu di kalangan orang tua maupun masyarakat,” tambah Yatno.
Pihak yayasan berharap polemik ini segera selesai dengan cara yang baik demi kenyamanan dan kelancaran proses pendidikan bagi siswa-siswi di MTs Al-Faridiyah Cibuaya
(Ivan)
Video Terkait:







