Pemkab Majalengka Alokasikan Anggaran APBD dan Dana CSR Bangun Gedung PMI
-

MAJALENGKA, anmnews.id
Perhatian Pemerintah Kabupaten Majalengka terhadap lembaga kemanusian Palang Merah Indonesia (PMI) Majalengka dibuktikan pada tahun 2024 ini.
Di bawah kepemimpinan Pj Bupati Majalengka Dedi Supandi telah mengalokasikan anggaran APBD dan dana CSR sebesar Rp 4.2 Milyar untuk pembangunan gedung baru yang berada di jalan Kesehatan Kelurahan Majalengka Wetan.
Baca Lainnya :
- Desa Lohbener Gandeng UPT BLK Disnakertrans Latih 16 Pemuda Menjadi Tenaga Teknisi AC Yang Handal0
- Hari Jadi Kota Manggar ke-153 Tahun, Tradisi Makan Bedulang di Sajikan0
- Perkuat Sinergitas Dengan BPN, Pemkab Indramayu Percepat Sertifikasi Aset Daerah dan PTSL0
- Dekatkan Layanan Publik, Program Laboling Diserbu Warga Widasari0
- Oknum Pengasuh Ponpes Diduga Lakukan Pelecehan Seksual0
Pj Bupati melakukan peletakan batu pertama, sebagai tanda dimulainya pembangunan gedung baru, Rabu (9/10/2024).
Adapun alasan dibangunnya gedung baru tersebut, kata Dedi, karena beberapa faktor. Ruangan yang sempit di gedung sebelumnya jadi alasan Pemkab Majalengka membangun gedung baru.
Gedung PMI yang sekarang luasnya hanya 600 meter persegi. Kalau di sini luas lahan yang dibangun totalnya di 2.021 meter persegi.
"Ini realisasi dari kunjungan saya saat awal-awal ke kantor PMI. Saya melihat ada ruang obat-obatan, ada ruang darah itu bergabung dengan gudang yang lainnya. Sedih, kedua kita harus memproduksi bank darah dari hasil donor darah. Darah yang sehat," ujar Dedi Supandi.
Fasilitas baru di gedung PMI diharapkan akan mencakup ruang rapat, aula, dan laboratorium. Hal ini diharapkan dapat mendukung kegiatan PMI dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya donor darah dan layanan kesehatan lainnya.
Ia menyebutkan PMI memiliki peran krusial dalam menghimpun darah dari para donor yang sehat. Dalam situasi saat ini dengan kebutuhan layanan rumah sakit terus meningkat, lembaga tersebut harus mendapatkan dukungan dari pemerintah untuk menjawab tantangan itu.
“Kita harus siap dalam menghadapi segala kemungkinan, termasuk situasi darurat atau bencana yang mungkin terjadi di wilayah ini,” katanya.
Dedi menekankan PMI memiliki peran penting di Majalengka, tidak hanya dalam menyediakan stok darah, tetapi juga dalam memberikan bantuan kemanusiaan, mengedukasi masyarakat tentang pentingnya kesehatan, serta berperan aktif dalam penanganan bencana.
Ia menambahkan pihaknya juga berencana memberikan bantuan berupa mobil ambulans melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Mobil ini akan sangat berguna bagi PMI dalam penanganan kebencanaan dan pelayanan kesehatan darurat.
Ketua PMI Majalengka, H. Momon menambahkan dengan dibangunanya gedung baru bisa menciptakan kesetaraan pembangunan PMI dengan kabupaten lain yang lebih maju.
" Atas nama PMI mengucapkan banyak terima kasih kepada Pj Bupati Majalengka yang begitu perhatian terhadap keberadaan PMI," ujar momon.
Momon berharap pembangunan gedung baru ini akan menjadi tonggak penting dalam peningkatan pelayanan kemanusiaan di Majalengka. Ia mengajak dinas-dinas terkait untuk bekerja sama mewujudkan pembangunan ini, sesuai dengan amanat UU No. 1 Tahun 2018 tentang Kepalangmerahan dan UU No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.
( Din.f )
Video Terkait:







