Pemdes Jatimulya, Wacanakan Gelar Gropyok Tikus Berhadiah
-

By administrator 24 Jan 2026, 20:40:49 WIB Daerah
Pemdes Jatimulya, Wacanakan Gelar Gropyok Tikus Berhadiah

INDRAMAYU, anmnews.id - Serangan hama tikus sawah di Indonesia memang semakin merajalela, terutama pada 2025-2026 ini, di mana beberapa daerah melaporkan kerugian besar hingga menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB). Tikus menyerang dari fase vegetatif hingga generatif (pembuahan), mengakibatkan gagal panen (puso) dan kerugian ekonomi yang meresahkan, termasuk para petani di desa Jatimulya, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat. 

Untuk mengantisipasi gangguan hama tikus, Pemdes Jatimulya, dalam waktu dekat wacanakan luncurkan program gerakan lomba membunuh tikus sawah (sering disebut gropyokan). Inisiatif ini berbasis komunitas dan pemerintah Desa Jatimulya, untuk menekan populasi tikus secara serentak sebelum atau selama musim tanam padi,"ungkapan itu di sampaikan Kuwu Jatimulya, Haji Rastim SH, melalui Ketua kelompok tani Yusup supriadi. 

Program pengendalian hamha ini dengan insentif berupa hadiah uang seribu rupiah, bagi peserta yang dapat membunuh satu ekor tikus sawah, untuk memotivasi petani untuk lebih semangat gotong royong mengendalikan hama tikus, tujuan Program ini adalah :

Baca Lainnya :

1. mengendalikan populasi tikus secara masif sebelum tikus beranak-pinak,

2. Melindungi tanaman padi dari kerusakan,

3. Meningkatkan kekompakan kelompok tani dan gotong royong.

Peserta lomba diwajibkan menggunakan metode aman dan tidak merusak lingkungan. 

Memburu tikus bersama-sama menggunakan emposan (asap belerang), jaring, atau memukul tikus yang keluar dari sarang.

Menangkap tikus secara langsung di pematang sawah," pungkasnya, Jumat 23/1/2026.

(Persetya Helpyatna) 




Video Terkait:

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment